Biden Ancam Taliban Jika Terjadi Sesuatu Pada Warga Negaranya

  • Whatsapp
Biden Ancam Taliban Jika Terjadi Sesuatu Pada Warga Negaranya


PramborsNews.com – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengancam kelompok milisi Taliban agar tidak mengganggu jalannya proses evakuasi warga Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan atau mereka akan mendapatkan sanksi pembalasan yang dahsyat.

Hal tersebut disampaikan oleh Biden dalam pidatonya di Gedung Putih, Senin (16/08/2021).

“Kami sudah menegaskan kepada Taliban bahwa jika mereka berani menyerang personel kami, respon dari AS akan cepat dan penuh kekuatan,” tegasnya.

“Kami akan menjaga rakyat dengan kekuatan yang dahsyat jika memang diperlukan,” imbuhnya.

Saat pidato itu disampaikan, kelompok Taliban sudah masuk ke Kabul dan praktis merebut pemerintahan pusat dari penguasa sipil dukungan Amerika sebelumnya.

Taliban mulai memperluas wilayah kekuasaannya sejak pasukan Amerika menarik diri mulai awal Juli lalu.

Kemenangan kelompok Taliban membuat Biden menjadi sasaran kritik bagi lawan politiknya dari Republik dan dari dalam negeri AS dan banyak juga orang yang telah menantikan pidatonya itu untuk mengetahui kebijakan selanjutnya terkait Afghanistan.

Biden menegaskan bahwa dirinya akan tetap bertahan dengan keputusannya untuk menarik seluruh pasukan Amerika setelah 20 tahun berperang melawan Taliban, perang terlama yang dilakoni oleh AS dengan empat presiden yang berbeda.

“Saya tidak akan mewariskan tanggung jawab ini kepada presiden yang kelima,” tegas Biden. Kalimat yang sama sudah sering dia ucapkan sejak mengambil keputusan untuk menarik pasukan Amerika dari Afghanistan pada April lalu.

Biden menargetkan seluruh pasukannya sudah pergi dari Afghanistan pada 11 September 2021, tepat 20 tahun sejak serangan teroris paling mematikan di bumi Amerika yang menjadi dasar invasi militer Amerika ke Afghanistan.

“Saya sangat sedih oleh fakta yang kita hadapi sekarang, tetapi saya tidak menyesali keputusan untuk mengakhiri pertempuran Amerika di Afghanistan,” terangnya.

“Saya presiden AS, beban ini harus berakhir di saya,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa pada saat ini seluruh staf Kedutaan Amerika Serikat di Kabul sudah ditarik pulang, bahkan semua dokumen-dokumen yang disinyalir memuat hal-hal sensitif pun juga ikut dimusnahkan, dan tersisa hanya sejumlah pasukan Amerika yang masih bertahan untuk fokus mengamankan proses berjalannya evakuasi di bandara.


Photo Credit: Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengancam kelompok milisi Taliban agar tidak mengganggu jalannya proses evakuasi warga Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan. GETTY IMAGES

 

Muhamad Nurabain
Latest posts by Muhamad Nurabain (see all)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *