Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengeluarkan seruan penghentian penggunaan kata “anjay” melalui keterangan resmi yang dirilis, Sabtu (29/8/2020).

“Anjay” yang digunakan dalam satu kalimat bermakna merendahkan martabat seseorang dianggap Komnas PA termasuk dalam kekerasan verbal dan dapat dipidanakan. Sementara, diksi yang sama jika digunakan untuk menunjukkan kekaguman, rasa salut, pujian, dan sebagainya, maka tidak ada masalah karena bukan mengandung kekerasan dan tidak berpotensi menimbulkan ketersinggungan, sakit hati, atau kerugian.

Netizen mengaku heran dan tidak habis pikir dengan larangan ini. Menurut warganet, banyak hal yang lebih penting untuk diperhatikan daripada megurus penggunaan bahasa slank dalam interaksi masyarakat.

Nah, kalo menurut Kawula Muda gimana nih? Coba komen pendapat kamu dibawah ini yaa!

#PramborsWhatsOn



Source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here