Prinsip minimalis dapat diaplikasikan ke berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk gaya hidup. Gaya hidup minimalis atau minimalisme merupakan gaya hidup yang sederhana, tidak berlebihan, dan lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas.

Hampir setiap orang kerap memiliki sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Saat memilih untuk hidup minimalis, Kawan harus memegang prinsip “less is more” yang berarti siap mengurangi pembelian serta melepas kepemilikan benda-benda yang kurang berguna.

Gaya hidup minimalis mengajak untuk mengurangi sesuatu yang berlebihan dalam hidup. Bukan persoalan seberapa kurang, tetapi seberapa bernilai sesuatu yang dimiliki sehingga memberikan makna berarti ke dalam hidupmu.

Yuk, simak langkah-langkah mudah menjalani gaya hidup minimalis berikut.

1. Rapikan Tumpukan Barang yang Tidak Terpakai

Ilustrasi © livingloving.net

info gambar

Hal terpenting pertama adalah decluttering atau mengurangi barang-barang yang kamu miliki. Marie Kondo mencetuskan metode konmari atau metode declutter terkenal. Menurut Kondo, apabila barangmu sudah tidak lagi memiliki manfaat atau memberi kebahagiaan (sparks joy), maka sudah saatnya untuk dilepas.

Mulailah dari memilah barang sesuai prioritas dan kegunaannya. Dengan begitu, Kawan akan lebih mudah menentukan barang yang harus disingkirkan atau diberikan kepada yang lebih membutuhkan. Kalau masih ragu, simpanlah barang-barang tersebut selama 30 hari di gudang dan lihat apakah Kawan masih membutuhkannya?

2. Pengeluaran Hanya untuk yang Terbaik

Ilustrasi © minimalistmomspodcast.com

info gambar

Menjaga hidup tetap minimalis pasti akan berpengaruh pada pola pengeluaran. Pastikan untuk membeli barang yang benar-benar Kawan butuhkan dengan kualitas terbaik. Yuk, hilangkan hasrat membeli banyak barang hanya karena menarik atau diskon.

Sederhananya, saat ingin membeli sebuah barang, pikirkan dan tanyakan kembali pada dirimu, apakah membutuhkannya dalam waktu dekat atau setidaknya enam bulan ke depan? Jika jawabanmu tidak, berarti tidak perlu membelinya.

Akan lebih baik jika Kawan turut menjunjung prinsip ‘buy locally’ atau membeli produk lokal. Selain menghemat pengeluaran karena harganya jauh lebih murah daripada produk ekspor, Kawan juga bisa mendukung keberadaan produk dan usaha dalam negeri.

3. Bijak dalam Berpakaian

Ilustrasi © myscandinavianhome.com

info gambar

Pakaian yang nyaman akan membuatmu lebih percaya diri dan tampil dalam versi terbaik dirimu. Karenanya, harus lebih selektif saat membeli pakaian, pastikan kualitas bahan dan jahitannya mampu bertahan lama. Hati-hati pula dalam memilih jenis kain, warna, dan ukuran karena jika tidak sesuai, mungkin pakaian tersebut hanya akan memenuhi lemari.

Perhatikan tampilan sehari-harimu untuk menentukan jenis pakaian yang dibutuhkan. Misalnya, jika sering menghabiskan waktu dengan bekerja di kantor dan bertemu rekan kerja, maka sebaiknya membeli lebih banyak pakaian formal. Jangan lupa mempertimbangkan pakaian untuk kondisi cuaca dan momen tertentu.

4. Rawat Barang dengan Baik

Ilustrasi © trikmerawat.com

info gambar

Kalau sudah berhasil menjalani langkah sebelumnya, pasti akan semakin sedikit barang dengan lebih banyak ruang di rumahmu. Dengan begitu, bukankah akan lebih semangat merawatnya? Karena Kawan tidak perlu mengalokasikan banyak energi untuk menjaga kualitas barang agar tidak mudah rusak.

Semoga ulasan di atas bisa membantu Kawan yang tertarik menjalani hidup minimalis. Percayalah, minimalisme akan memberikan implikasi lebih bagi kehidupan siapapun yang menerapkannya. (RIF)

Referensi:Dekoruma | 99.co | Finoo | Glints | Cewek Banget



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here