Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga dua pekan ke depan. Perpanjangan masa PSBB ini mengikuti anjuran pemerintah pusat.
 
“Menetapkan perpanjangan pemberlakuan, jangka waktu dan pembatasan aktivitas keluar rumah selama 14 hari terhitung sejak 26 Januari 2021 sampai dengan 8 Februari 2021,” dikutip dari Keputusan Gubernur (Kergub) Nomor 51 Tahun 2021, Jakarta, Minggu, 24 Januari 2021.
 
Anies meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19. Aturan mengenai protokol kesehatan tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.




Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Keputusan ditetapkan pada Jumat, 22 Januari 2021. Aturan PSBB belum berubah.
 
Baca: Awas, Begini Jadinya Restoran dan Rumah Makan yang Langgar PPKM
 
Berikut jenis pembatasan aktivitas luar rumah PSBB yang diperpanjang selama dua pekan ke depan:

1. Tempat kerja atau perkantoran

Bekerja dari rumah atau work from home sebesar 75 persen dan bekerja di kantor sebesar 25 persen.

2. Sektor esensial

Kegiatan pada sektor esensial boleh beroperasi 100 persen namun dengan pengaturan jam operasional dan kapasitas. Sektor esensial meliputi sektor energi, komunikasi dan teknologi informasi (IT), keuangan, logistik, perhotelan, industri, pelayanan dasar, utilitas publik, dan objek vital nasional.
 
Kemudian, tempat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Seperti pasar rakyat, swalayan, minimarket, supermarket, hypermarket, perkulakan, toko di pusat perbelanjaan, dan warung kelontong.

3. Konstruksi

Tempat konstruksi boleh beroperasi 100 persen.

4. Pendidikan

Belajar mengajar masih dilakukan secara daring atau belajar dari rumah.
 

 

Halaman Selanjutnya

5. Restoran Makan atau minum…





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here