Sejak pertama kali ditayangkan, Sabtu (5/9/2020), film remake live-action Mulan menjadi yang paling banyak dibajak di internet.

Hanya berselang satu jam setelah premiere online di Disney Plus, file bajakan Mulan sudah beredar di internet.

Satu setengah minggu kemudian, jutaan orang diperkirakan telah mengunduh dan secara illegal film yang dibintangi Liu Yifei tersebut.

Beberapa alasan yang membuat Mulan begitu banyak dibajak di antaranya adalah Disney yang menarik biaya tambahan bagi mereka yang ingin menonton film ini.

Pelanggan harus membayar biaya tambahan 29,99 dolar AS atau sekitar Rp 427.000, selain harga berlangganan bulanan Disney Plus sebesar 6,99 dolar AS atau sekitar Rp 103.115. Selain itu, sejumlah negara juga melarang peredaran film Mulan, sehingga kian membuat orang penasaran dan mencarinya secara ilegal.

Image: Instagram/Mulan

#PramborsWhatsOn



Source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here